Monday 28 March 2016

Makalah Fungsi-fungsi Manajemen, Fungsi-fungsi Manajemen

Fungsi-fungsi Manajemen
            Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa guna gerak majunya organisasi sangat tergantung pada pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen. Menurut G.R. Terry (Hasibuan 2001: 38), mengklasifikasikan  fungsi-fungsi manajemen terdiri dari:
1)   Planning (perencanaan);
Hasibuan (2001: 40) mengemukakan bahwa:

“Perencanaan adalah proses penentuan tujuan dan pedoman pelaksanaan, dengan memilih yang terbaik dari alternatif-alternatif yang ada”.

Selanjutnya menurut Koontz and O’Donnel (Hasibuan. 2001: 41) bahwa:
“Planning is the function of a manager which involves the selection from alternatives of abjektives, policies, procedures and programs”. (Perencanaan adalah fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan memilih tujuan-tujuan, kebijaksanaan-kebijaksanaan, prosedur-prosedur, dan program-program dari alternatif yang ada). Jadi masalah perencanaan adalah masalah memilih yang terbaik dari beberapa alternatif yang ada.

2)   Organizing (pengorganisasian);
Menurut Hasibuan (2001: 40) mengemukakan pendapatnya terkait pengorganisasian :

“Pengorganisasian adalah suatu proses penentuan, pengelompokkan dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan, menempatkan orang-orang pada setiap aktivitas ini, menyediakan alat-alat yang diperlukan, menetapkan wewenang yang secara relative didelegasikan kepada setiap individu yang akan melakukan aktivitas-aktivitas tersebut.

Selanjutnya G.R. Terry (Hasibuan. 2001: 40) mendefinisikan bahwa :
”Organizing is the estabilishing of effective behavioural relationships among persons so that they may work together efficiently and again personal satisfactions for the purpose of achieving some goal or objective”. Pengorganisasian adalah tindakan mengusahakan hubungan-hubungan kelakuan yang efektif antara orang-orang, sehingga mereka dapat bekerjasama secara efisien dan dengan demikian memperoleh kepuasan pribadi dalam hal melaksanakan tugas-tugas tertentu dalam kondisi lingkungan tertentu guna mencapai tujuan atau sasaran tertentu.

3)   Actuating (pengarahan);
Pengertian actuating (Pengarahan) dijelaskan oleh Hasibuan (2001: 41) bahwa:
“Pengarahan adalah mengarahkan semua bawahan, agar mau bekerjasama dan bekerja efektif untuk mencapai tujuan”.

Sedangkan menurut pendapat G.R. Terry (Hasibuan. 2001: 42) mengemukakan bahwa:
Actuating is setting all members of the group to want to achieve and to strike to achieve the objective willingly and keeping with the managerial planning and organizing efforts”. (Pengarahan adalah membuat semua anggota kelompok agar mau bekerjasama dan bekerja secara ikhlas serta bergairah untuk mencapai tujuan sesuai dengan perencanaan dan usaha-usaha pengorganisasian).

4)   Controling (pengendalian).
Menurut Earl P. Strong (Hasibuan. 2001: 41), mendefinisikan Controlling (pengawasan), sebagai berikut:
Controlling is the process of regulating the various factors in enterprise according to the recruitment of its plans”. (Pengendalian adalah proses pengaturan berbagai faktor dalam suatu perusahaan, agar sesuai dengan ketetapan-ketetapan dalam rencana.

Sedangkan Harold Koontz (Hasibuan. 2001: 41) mengemukakan pendapatnya:
Control is the measurement and correction of the performance of sub ordinates in order to make sure that enterprise objectives and the plans devised to attain then are accomplished”. (Pengendalian adalah pengukuran dan perbaikan terhadap pelaksanaan kerja bawahan, agar rencana-rencana yang telah dibuat untuk mencapai tujuan-tujuan dapat terselenggara.

Sedangkan Siagian (2002: 103), menyatakan bahwa fungsi-fungsi manjeman meliputi fungsi sebagai berikut:
1)      Perencanaan (Planning), adalah suatu proses pemikiran yang matang untuk dilakukan dimasa yang akan datang dengan menentukan kegiatan-kegiatannya.
2)      Pengorganisasian (Organizing), adalah seluruh proses pengelompokkan, orang-orang peralatan, kegiatan, tugas, wewenang, dan tanggung jawab, sehingga merupakan organisasi yang dapat digerakkan secara keseluruhan.
3)      Pemberian motivasi (Motivating), adalah seluruh proses pemberian motif (dorongan) kepada pegawai untuk bekerja lebih bergairah, sehingga mereka sadar mau bekerja demi tercapainya tujuan organisasi secara berdaya guna dan berhasil guna.
4)      Pengawasan (Controlling), adalah proses pengamatan terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi untuk menjamin agar semua pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.
5)      Penilaian (Evaluating), adalah proses pengukuran dan pembandingan dari hasil-hasil pekerjaan yang nyata dicapai dengan hasil-hasil yang seluruhnya dicapai.

Pendapat para ahli tersebut menunjukkan bahwa fungsi-fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan, oleh karena itu fungsi-fungsi tersebut mutlak harus dijalankan oleh pimpinan dalam mencapai tujuan organisasi, akan tetapi fungsi-fungsi manajemen yang mendekati dalam penulisan ini adalah menurut Siagian yang di mana manajemen mempunyai fungsi evaluasi. Fungsi-fungsi manajemen juga berhubungan dengan usaha untuk mencapai tujuan tertentu dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia dalam organisasi dengan efektif dan efisien.

No comments:

Post a Comment